PALANGKA RAYA – Kepala Rutan Kelas IIA Palangka Raya, Aditya Jatari, melaksanakan pengarahan secara langsung kepada Warga Binaan di blok hunian. Kegiatan serupa juga diberikan kepada keluarga Warga Binaan pada saat jam kunjungan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan untuk mewujudkan lingkungan rutan yang bersih, tertib, dan kondusif.
Aditya Jatari menjelaskan bahwa kegiatan pengarahan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi.
“Pengarahan ini menjadi ruang komunikasi dua arah untuk membangun pemahaman bersama terkait tata tertib, hak, dan kewajiban di dalam rutan,” ujarnya, Selasa (05/05/2026).
Melalui forum tersebut, Warga Binaan dapat menyampaikan aspirasi sekaligus memperoleh penjelasan mengenai aturan yang berlaku, sehingga meminimalkan kesalahpahaman.
Selain kepada Warga Binaan, pengarahan juga menyasar keluarga saat jam besukan. Kepala Rutan menegaskan bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan program pembinaan.
Pada kesempatan itu, keluarga diimbau untuk turut serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Kelas IIA Palangka Raya. Dalam arahannya, Karutan Aditya Jatari menyampaikan imbauan tegas terkait pemberantasan pelanggaran di dalam rutan.
“Saya datang dengan niat baik, saya mohon dukungan dari semua pihak untuk Rutan yang aman dan nyaman bagi semua. Jika saudara sekalian menemukan atau mengalami indikasi terhadap peredaran handphone, narkoba, dan pungutan liar, segera laporkan langsung kepada saya,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan serta terjalinnya komunikasi yang baik antara petugas, Warga Binaan, dan keluarga.
Pendekatan humanis yang diterapkan bertujuan membangun hubungan harmonis dan meningkatkan kesadaran kolektif. Strategi pembinaan yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada penegakan aturan, tetapi juga pada pembentukan sikap dan perilaku Warga Binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik.
Melalui pengarahan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Rutan Kelas IIA Palangka Raya berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan nyaman. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung proses reintegrasi sosial Warga Binaan secara optimal sehingga siap kembali ke masyarakat. (Kom/dot)





