IBL Datangkan Wasit Asing di Regular Season, Jaga Kualitas Pertandingan

JAKARTA – Kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) menghadirkan wasit asing pada fase Regular Season guna menjaga kualitas kepemimpinan pertandingan di tengah meningkatnya intensitas persaingan antar tim.

Kebijakan ini merupakan hasil kolaborasi antara IBL, Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi), dan FIBA Asia untuk memastikan standar officiating tetap berada pada level tinggi sepanjang musim.

Games Operations Manager IBL, Gracia Ken, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen liga dalam menjaga kualitas dan integritas pertandingan.

“Seiring meningkatnya intensitas pertandingan di Regular Season, kami bekerja sama dengan Perbasi dan FIBA Asia untuk menghadirkan wasit asing. Ini bagian dari komitmen IBL menjaga kualitas, integritas, dan standar pertandingan,” ujarnya.

Pada pekan ke-8 dan ke-9, dua wasit internasional berlisensi FIBA yang bertugas memimpin sejumlah laga IBL adalah Aaron Rey Canete dari Filipina dan Ong Jin Leong dari Singapura.

Sementara pada pekan ke-10, dua wasit lainnya yang dijadwalkan bertugas yakni Suebpong Wichaipin dari Thailand dan Lim Wee Chun dari Malaysia.

Kehadiran para wasit internasional tersebut diharapkan dapat meningkatkan konsistensi kepemimpinan pertandingan sekaligus menjadi sarana pertukaran pengalaman bagi wasit nasional.

Di sisi lain, wasit Indonesia juga mendapat kesempatan bertugas di level internasional melalui penugasan dari FIBA. Haryanto Sutaryo dipercaya memimpin pertandingan di kompetisi The League di Mongolia, sementara Budi Marfan bertugas pada laga Windows FIBA Qualifiers di Lebanon.

Penugasan ini menunjukkan bahwa kualitas wasit Indonesia semakin berkembang dan mendapat pengakuan di level Asia.

Melalui kerja sama antara IBL, Perbasi, dan FIBA Asia, liga berharap kualitas kepemimpinan pertandingan semakin konsisten dan profesional seiring perkembangan permainan bola basket yang semakin cepat dan kompetitif. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem bola basket Indonesia berstandar internasional. (ali/dot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *