DPRD Kalteng Soroti ketidakmerataan Distribusi Tenaga Kesehatan

PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Wengga Febri Dwi Tananda, menyoroti ketidakmerataan distribusi tenaga kesehatan (nakes) di Kalimantan Tengah. Menurutnya, hal ini dapat memperlebar kesenjangan pelayanan kesehatan antara wilayah perkotaan dan pedalaman.

“Kita ingin pelayanan kesehatan yang merata di seluruh wilayah Kalteng. Setiap warga berhak mendapatkan akses yang sama, tanpa melihat lokasi tempat tinggalnya,” kata Wengga, Senin (2/3/2026).

Wengga juga menekankan bahwa pemerataan nakes bukan hanya persoalan administratif, tapi juga tanggung jawab pemerintah dalam memenuhi hak dasar masyarakat atas layanan kesehatan yang adil dan berkualitas.

Ia ingin agar pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penempatan nakes dan memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat.

Data Dinas Kesehatan Kalteng menunjukkan bahwa lebih dari separuh rumah sakit umum daerah (RSUD) di provinsi ini belum memiliki dokter spesialis dasar secara lengkap. Selain itu, 116 dari 204 puskesmas belum memenuhi standar ketenagaan minimal.

Wengga berharap kebijakan insentif dan tunjangan khusus dapat dimaksimalkan untuk menarik minat tenaga medis bertugas di wilayah yang membutuhkan.

“Pemerataan tenaga kesehatan harus menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah,” tandasnya.

(kom/dot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *