PALANGKA RAYA- Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia (RI), Muhammad Qodari, menilai keberadaan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Bukit Tunggal, Kota Palangka Raya, memiliki potensi besar sebagai model penggerak ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.
Agar koperasi ini berjalan secara optimal, ia menekankan bahwa perlunya dukungan ekstra dari berbagai pihak, khususnya dalam hal penyediaan kebutuhan dasar masyarakat seperti bahan bakas gas Liquefied Petroleum Gas (LPG).
“Kebutuhan LPG di masyarakat sangat tinggi, terutama di kawasan pemukiman dan pelaku usaha kecil. Jika koperasi mampu menyediakan LPG secara rutin dan terjangkau, itu akan sangat membantu warga sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal,” ujar Qodari saat meninjau Koperasi Merah Putih di Palangka Raya, Kamis (30/10/2025).
Dijelaskan pula, selain berperan penting sebagai wadah ekonomi kerakyatan yang tak hanya menyediakan kebutuhan konsumtif, koperasi ini juga berfungsi sebagai pemberdayaan masyarakat.
Dengan mengelola pasokan LPG, koperasi dapat memperkuat posisi ekonomi warga dan mendukung stabilitas harga di tingkat lokal.
“Koperasi ini bisa menjadi jembatan antara masyarakat dan penyedia energi. Dengan dukungan pemerintah daerah dan stakeholder lainnya, koperasi akan mampu membantu masyarakat mendapatkan akses energi yang adil dan berkelanjutan,” tambahnya.
Saat kunjungan itu, Muhammad Qodari bersama Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, serta beberapa pejabat Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya meninjau kesiapan koperasi dalam menjalankan perannya, sekaligus mengevaluasi potensi sektor usaha yang dapat dikembangkan di masa depan
Sementara itu, Zaini menyambut positif perhatian dari Kepala Staf Kepresidenan RI. Ia menyatakan bahwa Pemko setempat berkomitmen untuk mendukung penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi warga, termasuk membantu pemenuhan kebutuhan terkait pasokan energi.
“Operasional Koperasi Merah Putih Kelurahan Bukit Tunggal akan terus diperkuat, baik dari sisi kelembagaan, manajemen, maupun jejaring usaha, agar benar-benar mampu menjadi motor ekonomi di tingkat kelurahan,” pungkasnya. (*/Vi)





