SMPN 6 Palangka Raya Jadi Sekolah Rujukan Google Pertama di Kota Palangka Raya

PALANGKA RAYA — SMP Negeri 6 Palangka Raya mencatatkan sejarah baru dengan menjadi sekolah pertama di Kota Palangka Raya yang resmi ditetapkan sebagai sekolah rujukan Google. Pengumuman ini disampaikan pada Kamis, 24 Juli 2025 pukul 15.00 WIB, setelah sekolah tersebut berhasil melewati proses wawancara ketat bersama tim Google.

Kepala SMPN 6 Palangka Raya, Slamet Miharto, mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian ini. “Kami sangat senang dan bangga bahwa SMPN 6 Palangka Raya telah lulus sebagai sekolah rujukan Google pertama di Kota Palangka Raya. Ini merupakan pengakuan atas kerja keras dan dedikasi kami dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.

Sebagai sekolah rujukan Google, SMPN 6 Palangka Raya kini menjadi contoh dalam penerapan teknologi digital dalam proses pembelajaran. Penunjukan ini tidak datang begitu saja, melainkan melalui proses seleksi yang ketat, termasuk penilaian terhadap pemanfaatan teknologi, kualitas pembelajaran, serta komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya menyambut baik kabar ini dan menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di kota tersebut.
“Kami berharap keberhasilan SMPN 6 ini menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain di Palangka Raya untuk terus berinovasi dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan,” kata perwakilan Dinas Pendidikan setempat.

Dengan status baru ini, SMPN 6 Palangka Raya akan menjadi pusat rujukan dan pembelajaran bagi sekolah lain yang ingin mengembangkan sistem pembelajaran berbasis digital.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pendidkan (Disdik) membuat gebrakan baru dalam memajukan dunia pendidikan. Disdik telah menggandeng Google Indonesia sejak Jumat (13/6/2025). Awal kerja sama ini langsung dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Jayani, Sekretaris Disdik, Aprae Vico Ranan, jajaran pejabat Disdik dan perwakilan Google Indonesia.

Jayani menegaskan, kolaborasi tersebut tejalin sebagai bentuk komitmen dalam pemerataan pendidikan dan penguatan pembalajaran berbasis digital di seluruh satuan pendidikan. Ia juga menegaskan bahwa langkah ini merupakan terobosan besar di sektor pendidikan di kota setempat.

“Dengan komitmen penuh dari Bapak Wali Kota, pemerataan pendidikan akan terus diperkuat. Ini bukan hanya sekadar digitalisasi, tapi juga bagaimana guru dan peserta didik dapat berkembang bersama teknologi,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *