Atlet Muda Kalteng Jalani Seleksi Ketat, Bidik Medali di Kejurnas Panahan Kudus

PALANGKA RAYA – Dalam upaya memperkuat regenerasi atlet panahan berprestasi, Pengurus Provinsi Persatuan Panahan Indonesia (Pengprov Perpani) Kalimantan Tengah kembali menggelar seleksi ketat untuk menjaring atlet muda potensial yang akan mewakili daerah pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior 2025.

Seleksi yang digelar pada Kamis (19/6/2025) tersebut berlangsung di lapangan panahan asrama Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Palangka Raya, diikuti oleh 10 atlet muda berusia di bawah 18 tahun. Proses seleksi difokuskan pada dua nomor andalan, yakni divisi compound dan recurve kategori U-18.

Pelatih Kepala Pengprov Perpani Kalteng, Putu Wiartha, menjelaskan bahwa fokus utama seleksi adalah menentukan atlet terbaik untuk diturunkan ke Kejurnas Junior 2025. Sementara itu, untuk kategori U-15 dan U-13, pihaknya memberikan kesempatan mengikuti Kejurnas secara mandiri demi menambah jam terbang.

“Kita hanya melakukan seleksi untuk atlet compound dan recurve U-18. Atlet U-15 dan U-13 bisa ikut serta, tetapi dengan biaya sendiri untuk pengalaman bertanding,” ujarnya.

Dari hasil seleksi ini, lima atlet terbaik akan mewakili Kalimantan Tengah dengan dukungan penuh dari Pengprov Perpani. Sementara itu, peringkat keenam hingga sepuluh masih bisa tampil di Kejurnas dengan pembiayaan pribadi.

Kejurnas Junior 2025 sendiri dijadwalkan berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada 27 Juni hingga 5 Juli 2025. Kejuaraan ini akan mempertandingkan berbagai kategori usia, mulai dari U-10 hingga U-18, dengan tiga divisi utama: Recurve, Compound, dan Nasional.

Ketua Pengprov Perpani Kalteng, Agustan Saining, menegaskan dukungan penuh terhadap para atlet meski kondisi pendanaan dari pemerintah masih terbatas.

“Walaupun dana pemerintah belum cair, kami dari pengurus tetap berkomitmen untuk membantu para atlet semampu kami. Yang penting semangat mereka jangan kendor,” tegasnya.

Ia juga berharap para atlet muda bisa memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, menjaga fokus selama latihan, dan membawa semangat Isen Mulang, filosofi Kalimantan Tengah yang bermakna pantang menyerah.

“Harapan kita mereka bisa tampil maksimal dan membawa pulang medali. Semangat Isen Mulang harus menyala di setiap anak. Harus bisa mengibarkan Bendera Kalteng di pentas nasional,” tambahnya.

Proses seleksi ini turut disaksikan oleh Sekretaris Umum Perpani Kalteng Jontris Mihing, Kabid Prestasi Pranajaya, serta pelatih seperti Vivin dan Alek Edwar. Kehadiran orang tua atlet juga memberi warna tersendiri dalam seleksi, memberikan dukungan moral dan semangat kepada para peserta. (yud/dodi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *