PALANGKA RAYA – Kelangkaan BBM jenis Pertalite dalam beberapa pekan terakhir dikeluhkan warga Palangka Raya. Kondisi ini mengganggu aktivitas harian, terutama bagi masyarakat yang mengandalkan kendaraan pribadi dan pelaku usaha kecil.
Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Dudie B. Sidau, mendorong pemerintah dan pemangku kepentingan terkait untuk segera mengambil langkah cepat dan terukur.
“Masalah ini tampak teknis, tapi dampaknya sangat nyata di masyarakat. Diperlukan solusi yang cepat, tepat, dan menyentuh akar persoalan,” ujarnya, Sabtu (7/6).
Menurutnya, ada beberapa kemungkinan penyebab kelangkaan, seperti berkurangnya suplai dari Pertamina atau meningkatnya konsumsi akibat pertumbuhan aktivitas ekonomi, termasuk sektor industri dan pertambangan.
“Evaluasi terhadap kebutuhan riil BBM di Palangka Raya perlu segera dilakukan agar distribusi bisa lebih akurat dan merata,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan distribusi di lapangan. Jika perlu, dilakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU untuk mencegah praktik penimbunan atau penyalahgunaan.
“Sinergi antara pemerintah daerah, Pertamina, dan pengelola SPBU harus diperkuat demi solusi jangka pendek dan jangka panjang,” pungkas Dudie. (yud/dodi)





