PULANG PISAU – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar bersama delegasi Kementerian Kehutanan Amerika Serikat, mengunjungi perhutanan sosial yang berada di Desa Tuwung, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.
“Kami mengajak delegasi AS ke Desa Tuwung untuk melihat keberhasilan penanganan hutan. Dulunya sering terbakar, kini mampu terkelola dengan baik untuk pemanfaatan yang berkelanjutan,” kata Menteri Siti Nurbaya.
Dia mengapresiasi kunjungan dari perwakilan AS. Apalagi tujuannya untuk melihat betapa seriusnya Indonesia dalam upaya mengatasi kesulitan menjadi keberhasilan. “Saya yakin ini pasti karena pemerintah daerah dan masyarakat,” kata Menteri Siti Nurbaya.
Dia juga mengapresiasi Pemprov Kalteng, Pemkab Pulang Pisau, dan masyarakat Desa Tuwung atas capaian ini. “Kalteng memang sesuatu, memang hebat, dan di sini ternyata bukti kehebatannya sekarang,” tuturnya.
Dirjen PSKL Kementerian LHK RI Bambang Supriyanto menambahkan, seiring dengan terbitnya SK Nomor 1389/MENLHK- PSKL/PSL.0/12/2019, areal lahan seluas 1.297 hektare tersebut mendapatkan izin pengelolaan hutan desa oleh masyarakat setempat melalui Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Desa Tuwung.
Dengan pendampingan dari Kementerian LHK RI, hutan desa yang dulunya sering mengalami karhutla saat musim kemarau, kemudian dikembangkan oleh KUPS Desa Tuwung untuk kegiatan agroforestri, meliputi perikanan, peternakan, dan budi daya madu kelulut.
Sementara itu, Wagub Kalteng Edy Pratowo, menyambut baik kunjungan Menteri LHK dan delegasi AS yang dipimpin Randy Moore tersebut. Saat tiba di Desa Tuwung, rombongan Menteri LHK dan Wagub Kalteng disambut dengan prosesi adat. Berlanjut dengan meninjau lokasi areal hutan desa, termasuk melihat langsung penangkaran lebah madu kelulut.
(TIM/ZK-1)