Habayang Hibur Masyarakat

PALANGKA RAYAHabayang menjadi salah satu mata lomba dalam FBIM 2023. Lomba ini digelar di halaman GOR Serbaguna, Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kamis (25/5/2023).

Lomba habayang atau bagasing sangat menghibur masyarakat. Pasalnya, permainan tradisional suku Dayak Kalteng ini sudah sangat jarang dimainkan oleh generasi sekarang. Lomba habayang dibagi menjadi kategori putra dan putri. Kategori putra diikuti oleh kontingen dari 12 kabupaten/kota, sedangkan kategori putri diikuti oleh kontingen dari 10 kabupaten/kota.

Koordinator Lomba Habayang Maria Doya Aden menjelaskan, kriteria penilaian meliputi bacurai dan bapukul/batembak. Dalam kategori bacurai, peserta yang mampu mempertahankan gasingnya untuk waktu yang lama akan menjadi pemenang. Sedangkan dalam kategori bapukul/batembak, peserta yang berhasil memukul gasing sebanyak lima kali secara berturut-turut akan mendapatkan nilai terbaik.

Masyarakat Dayak Kalteng mengenal habayang dalam dua bentuk permainan. Salah satunya adalah batikam. Para pemain saling adu kekuatan gasing yang mereka miliki. Gasing yang paling kuat akan menjadi pemenang.Pada habayang batikam, tidak jarang ada gasing yang pecah akibat benturan yang sangat keras. 

Selain adu kekuatan gasing, maka permainan jenis satunya adalah bersifat ketahanan gasing. Gasing yang paling lama berputar akan menjadi pemenangnya.

Berdasarkan hasil lomba, juara I kategori putra diraih oleh Seruyan, juara II Barito Selatan, dan juara III Barito Utara. Sedangkan juara I kategori putri adalah Palangka Raya, juara II Gunung Mas, dan juara III Barito Utara.

(TIM/ZK-1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *