PALANGKA RAYA – Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Bidang Pembangunan dan Infrastruktur, Henry M Yoseph berharap, semua di Bumi Tambun Bungai tidak terkecuali yang ada di daerah pelosok dapat teraliri listrik dari PLN.
“Kami harapkan tahun 2022 -2023 bisa dianggarkan dana pembangunan infrastruktur penunjang bagi jaringan listrik untuk desa terpencil,” katanya baru-baru ini.
Ia juga agar, tiap daerah memiliki anggaran untuk menunjang infrastruktur ke desa-desa yang belum terjamah listrik dari PLN.
Henry menuturkan, dengan disahkannya Raperda Energi Daerah maka dapat ditindak lanjuti bersama dalam rangka sebagai dasar dalam upaya memperkuat energi di Kalteng.
Selama ini, lanjut dia, Perda Energi juga merupakan salah satu hal yang penting. Karena Kalteng masih kekurangan energi, salah satunya energi listrik untuk bisa menjangkau desa-desa terpencil
Meski demikian, ia meminta pemerintah provinsi, kabupaten, kota dan PLN tidak hanya memperhatikan hal tersebut. Tapi juga terkait dengan mengedepankan pelayanan sosial, daripada mengejar keuntungan.
Mantan Ketua DPRD Murung Raya ini juga berharap, penyaluran CSR dari PLN ataupun Pertamina kepada masyarakat bisa berkordinasi dengan wakil rakyat agar lebih tepat sasaran.
“Harapan kami CSR perusahaan baik PLN ataupun Pertamina bisa berkomunikasi dengan dewan. Karena dewan juga tau banyak masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tuturnya. (Zk-2)